Jumat, 10 April 2015

"...dia hanya bisa diam


Mungkin benar, memang ada yang diam-diam saja
dia adalah seseorang yang berkomunikasi dalam diamnya
Yang mungkin saja (kamu) mengenalnya adalah sebuah mimpi
Atau, justru (kamu) sangat dekat lewat takdir-Nya ?

Mungkin benar, diam adalah caranya mengenal(mu)
Diam-diam mengagumi(mu)
Diam-diam selalu meng-update status terbaru(mu)
Diam-diam yang selalu menanyakan kabar(mu)
Diam-diam memendam rasa atas rasa(mu)
Diam-diam menjaga(mu) lewat doanya, dan
Diam-diam membaca curriculum vitae riwayat hidup(mu)
Bahkan, mungkin diam-diam ia merencanakan masa depan(mu)

Mungkin benar, dia hanya bisa diam saja dalam menanti(mu)
Entah, dia bersama(mu) sekarang atau besok beberapa bulan lagi
dia adalah tokoh nyata yang sudah tertulis bersama kisah hidup(mu)

Alhamdulillah....,
Bahkan, hanya itu yang bisa dia ucapkan dalam diamnya.
Tak mungkin (kamu) mendengar ucapan itu,
tapi, dia yakin (kamu) mendengarkannya lewat hati(mu)

Catatan masa depan bersama keluargamu, 9 April 2015.
"...di tengah-tengah malam pemadaman listrik Kota Ngawi, (kamu) membawa secercah cahaya untuk masa depan (kita). Terimakasih telah (bersedia) membersamaiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar