Terimakasih sudah mema(s)tikan (r)asa,
Memang tak
mudah menumbuhkan (r)asa
Setidaknya aku
pernah mencoba
Walaupun mengembang
seketika mati juga
Terimakasih
sudah mema(s)tikan (r)asa,
Begitupun (r)asa
memang tak layak dipaksa
Karena ia
tercipta bukan hanya lewat mata
Terlebih sekilas
lewat kata mutiara
Terimakasih
sudah mema(s)tikan (r)asa,
Sekiranya sulit
untuk maju yang kedua
Pilihanku mundur
secara sukarela demi (r)asa
Iya, (r)asa
yang sempat terbina dan terjaga
Terimakasih
sudah mema(s)tikan (r)asa,
Aku terima,
memang inilah kehendak-Nya
Bukankah semua
atas ijin-Nya ? Iya, Inilah Hidup
Apa yang
kita kira koma ternyata tanda titik. Selesai.
Terimakasih
sudah mema(s)tikan (r)asa,
Akan kucoba
membangun (r)asa lagi
Menata hati
kembali, memperbaiki diri
Meskipun aku
tahu, butuh waktu lama membinanya
Terimakasih
sudah mema(s)tikan (r)asa.
~Karena Jogja terlalu banyak (r)asa yang Istimewa, 02 Maret 2015~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar