Minggu, 03 Mei 2015

'...dan setelah kita hidup bersama dengan seseorang, (...) "

"Ideal itu kan proses. Kita ga akan pernah tau seseorang itu ideal atau nggak buat kita, sebelum kita hidup menggenap bersama orang itu. Jadi, seberapa lamapun kita mencari pasangan yang ideal buat kita, kita tidak akan pernah menemukannya. Bukan karena tak ada, tapi sekali lagi; karena kita baru akan benar-benar tahu seseorang itu ideal apa nggak buat kita, setelah kita hidup dengan orang tersebut. Dan setelah kita hidup bersama dengan seseorang, di satu titik kita akan memahami; ada banyak hal yang jauh lebih penting dan dibutuhkan untuk mengarungi rumah tangga, selain kondisi ‘ideal’"___ Genap

"Jangan mencari pasangan yang mau menerima kamu apa adanya. Tapi carilah pasangan yang kepadanya, kamu selalu siap sedia untuk memberikan yang terbaik yang kamu bisa. Karena hanya pemberian terbaiklah, yang akan menghasilkan penerimaan terbaik pula"
___ Genap

"Kita memang tak pernah tahu siapa ditakdirkan untuk siapa, tapi takdir tak selalu berupa intervensi Tuhan terhadap makhlukNya. Ada juga takdir yang disebut dengan sunatullah, takdir berupa hasil dari apa yang kita usahakan. Siapa jodoh kita memang sudah tercatat rapi di lauhul mahfudz sana, tapi bagaimana seseorang sampai pada jodohnya tentu saja tergantung dari usahanya. Jika belum sampai, mungkin itu adalah kode, kalau ada sunatullah yang belum dipenuhi, ada ikhtiar yang masih belum disempurnakan, ada doa yang tak sempat dilantunkan. Bahkan jika merasa segala upaya sudah dicoba, tapi tak kunjung jua sampai pada jodohnya; tetaplah berusaha dan berdoa. Jangan khawatir, karena ada pahala dalam setiap doa dan usaha, ada sederet kesabaran dalam proses menunggu, ada kekuatan yang tersembunyi dibalik ujian. Tetaplah berusaha, Sayang. Sambil menyerahkan segala urusan pada-Nya, maka yang terbaik akan datang dalam kehidupan kita. Entah itu urusan jodoh, atau yang lainnya"
___ Genap

Terimakasih, karena sudah menyadarkan, bahwa cara terbaik untuk berdamai dengan masa lalu adalah dengan menciptakan masa kini dan masa depan yang lebih baik. 
(Letters to Karel, Nazrul Anwar)

source from : Abinya Karel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar